Saturday, December 22, 2007

Segala rasa tertumpah
Tatkala perjumpaan itu terjadi akhirnya
Tak hanya dalam wujud kata
Tatapan dan sentuhan kecil pun punya makna
Tapi Sang waktu adalah penguasa
Yang membuat manusia terpaksa tunduk
Perpisahan tak terelakan
Namun itu bisa dilawan
Bila sang ego menginginkannya
Berjumpa lagi atau tetap terpisah

Tanah Garapan

Ibarat tanah garapan yang harus digarap, digemburkan, ditanami, diberi pupuk, dan disirami, maka begitu pula pekerjaan. Pekerjaan itu adalah tempat di mana kita harus mengemburkan, menanami, memberi pupuk, dan menyiraminya agar dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah. Bekerja dengan sepenuh hati akan membuat kita mencintainya dan akan melakukan yang terbaik. Maka pilihlah ladang yang sesuai dengan kita dan jangan takut untuk beralih bila pilihan kita belum cocok. Karena buah yang baik akan tumbuh dari tanaman yang dipelihara baik. Ini bisa terjadi bila ada CINTA di sana. Cinta dalam bekerja dan atas pekerjaan adalah kunci hasil maksimal dan terbaik.

foto:istimewa

Monday, September 10, 2007

Cinta, Apa Itu?

Akhirnya tadi malam aku berkesempatan menonton film yang tidak terlalu baru namun kata beberapa teman sangat bagus, City of Angels. Selain temanya yang unik, ceritannya pun menarik terutama ketika Seth, sang malaikat, memutuskan untuk menjadi manusia. Meninggalkan keabadian dan segudang “kemudahan” lain demi cintanya pada seorang perempuan. Namun setelah perjuangan panjang yang pantasnya diganjar kebahagiaan sampai tua, ternyata kenyataan tragis yang harus dihadapi. Maggie, sang dokter, harus pergi selamanya karena kecelakan. Padahal baru semalam saja mereka mereguk sukacita itu. Dalam kedukaannya, Seth berkata dia sangat berbahagia atas pilihan hidupnya walau sesaat. Ia dapat merasakan ciuman, bau rambut Maggie dan hal lain yang tak pernah ia rasakan sewaktu ia adalah malaikat. Pembuktian cinta yang luar biasa.

Karena cinta kita ada. Namun kata ini semakin memudar makna dan wujudnya seiring bertambahnya usia sehingga aku mengalami kesulitan mendefinisikan kata ini. Padahal kata orang bijak, bertambahan umur bertambah pula kebijaksaan. Kata terdekat yang saat ini ku pahami bagian dari cinta adalah perhatian. Satu langkah kecil yang tak jarang aku pun tak sanggup melakukannya terus menerus. Memperhatikan keluarga, sahabat, rekan kerja atau orang lain di sekitar ku. Tapi entah lah, rasanya hal sekecil ini pun sulit untuk kulakukan. Aku merasa tak punya waktu lagi untuk orang lain serta sering terjebak dengan pembelaan diri “jangan ikut campur urusan orang lain.” Padahal seharusnya memberi perhatian tidak selalu harus tahu masalah dan ikut campur, bukan?

Aku khawatir bila dalam pengertian makna cinta sederhana ini saja aku tak paham, bagaimana aku bisa mengatakan “aku mencintai engkau’ kepada orang lain?

Tuesday, September 4, 2007

Ke-be-run-tung-an

Keberuntungan…

kata itu yang aku pikir sangat dibutuhkan saat ini.

Tapi apa iya?

Apakah kemampuan, peluang, dan hal lain tidak ikut serta?

Entahlah...

tapi aku sangat membutuhkan keberuntungan itu

agar bisa bertahan dan mendapatkan kapal lain untuk berlayar melanjutkan pengembaraan dunia antah berantah.

Di manakah keberuntungan itu?

Adakah yang dapat membantu?

Monday, September 3, 2007

1000 Layang-Layang Hiasi Langit Jakarta

Ini adalah foto-foto yang diambil Mima Schräg di pantai Carnaval Ancol Minggu 2 September lalu. Acara peluncuran 1000 layang-layang yang diselenggarakan oleh Wyeth dan dicatatkan dalam Rekor MURI.